Tanam Pohon Penghijauan, PWK Wujudkan Green Living Campus

Tanam-Pohon-Penghijauan-PWK-Wujudkan-Green-Living-Campus-1-732x488

Ida Soewarni, ST,MT., Kepala Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang bersama para mahasiswa secara simbolis menanam pohon mangga di depan gedung PWK, Rabu (8/10). Penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Tata Ruang ini merupakan support PWK dalam mewujudkan grean living campus.

“Kami men-support intitusi untuk mewujudkan green living campus. Hari ini mahasiswa PWK lintas jurusan bergerak dengan mengadakan kegiatan penanaman pohon. Selain ditanam di lingkungan kampus juga akan ditanam di Kali Mewek,” ujarnya disela-sela acara.

Kaprodi juga mengapresiasi komunitas City Care yang turut hadir mengikuti kegiatan. Selama ini menurutnya City Care meski dengan aktualisasi kecil namun turut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Misalnya saja dalam aksi mencabut paku dari batang pohon di sepanjang jalan.

“Bayangkan betapa kesakitan dia (batang pohon, Red) saat paku sebesar jari kelingking saya menancap pada pohon. Dan butuh hampir satu jam untuk melepaskannya,” serunya kepada mahasiswa sebelum berangkat ke Kali Mewek.

Tanam-Pohon-Penghijauan-PWK-Wujudkan-Green-Living-Campus-2

Sedangkan Alfriandi Febriansyah anggota City Care mengatakan, merupakan tugas City Care untuk berperan serta dalam pelestarian lingkungan. Selain mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan dan Perencanaan Wilayah dan Kota, City Care juga mengadakan sosialisasi perencanaan dan diskusi tentang perkotaan.

“City Care didirikan sejak 2012, penggagasnya adalah alumni ITN Malang. Jadi kami sangat mendukung terhadap kegiatan adik-adik mahasiswa, seperti halnya sekarang penanaman pohon,” terang alumni ITN Malang ini kepada humas ITN. Selain dari ITN menurutnya anggota City Care juga berasal dari kampus lain.

Pohon produktif yang ditanam di area kampus didominasi oleh pohon buah seperti pohon mangga dengan berbagai varietas, sirsak, markisa manis dan beberapa macam bunga. “Kami akan tanam mangga manalagi, mangga kio jay, ini seperti mangga golek tapi lebih merah dan mangga okyong. Kalau markisanya nanti akan dibuat sebagai peneduh,” tuturnya kepada humas ITN.

Tanaman bunga sebagai icon kota Malang pun tidak luput dari perhatian Kepala Prodi PWK.
“Tiga tanaman hias khas Kota Malang yaitu puring, kol banda, bunga andong juga turut ditanam untuk mempercantik taman PWK,” pungkasnya. Dalam kegiatan tersebut ia membawa puring, seperti dosen dan mahasiswa lainnya juga membawa bermacan tanaman. (mer/humas)

image_pdfDownload PDF Versionimage_printPrint Page